
Buntok – Dalam rangka persiapan Natal Tahun 2025 dan menyongsong Tahun Baru 2026, Tim Gabungan Kecamatan Dusun Selatan melaksanakan kegiatan pemantauan harga eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), serta bahan pokok (sembako), Selasa, 08 Desember 2025.

Kegiatan ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yoga Prasetianto Utomo, S.STP., M.M., serta dihadiri oleh Plt Camat Dusun Selatan, Achmad Mutahir, S.AP., M.M., Plt Kepala Dinas Perdagangan, Harminto, S.Pd., M.M., dan didampingi unsur Polri dan TNI.
Pemantauan dilaksanakan di wilayah Kelurahan Buntok Kota dan Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, dengan sasaran SPBU, pangkalan LPG, pasar, serta toko-toko sembako.

Dari hasil pemantauan di lapangan, diperoleh data harga BBM di tingkat eceran untuk jenis Pertalite berkisar antara Rp13.000 hingga Rp15.000 per liter, sedangkan Pertamax berkisar Rp16.000 hingga Rp18.000 per liter. Sementara itu, harga BBM di SPBU untuk Pertalite tercatat Rp10.000 per liter dan Pertamax Rp13.050 per liter.
Untuk harga LPG 3 Kg di tingkat eceran berkisar antara Rp37.000 hingga Rp40.000 per tabung, sedangkan di pangkalan resmi LPG 3 Kg sebesar Rp20.000 per tabung. Adapun harga kebutuhan pokok masyarakat atau sembako terpantau dalam kondisi normal, aman, dan terkendali.

Plt Camat Dusun Selatan, Achmad Mutahir, S.AP., MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang momentum hari besar keagamaan dan pergantian tahun.
“Pemerintah daerah terus berupaya menjaga agar harga tetap stabil dan tidak terjadi kelangkaan di masyarakat. Pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala,” ujarnya.

Pihak Dinas Perdagangan juga mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang serta tetap menjual sesuai dengan ketentuan harga yang berlaku.
Dengan adanya kegiatan pemantauan ini, diharapkan masyarakat di Kecamatan Dusun Selatan dapat menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran terhadap kenaikan harga maupun kelangkaan kebutuhan pokok.
Ditulis oleh Tim Kanas Dussel








